DUEL Persib Bandung versus Persela Lamongan di laga Liga Super Indonesia 2010-2011 besok, Selasa (28/9/2010), bakal menjadi laga istimewa bagi winger Persib Siswanto dan gurunya pelatih Persela Subangkit.
Keduanya bertemu dalam satu tim saat di Persekabpas Pasuruan dan musim kemarin di Persema malang. Polesan Subangkit di Persema yang menempatkan Sis diposisi sayap kiri kerap menjadikan starter dan terasah kualitasnya.
Hingga akhirnya Persib mengajak kembali pemain kelahiran Pasuruan 9 Oktober 1984 ini bergabung kembali di Liga Super Indonesia 2010-2011.
Sis mengatakan, pertandingan besok baginya cukup spesial. Selain kembali berkostum Persib, timnya juga langsung akan menghadapi tim polesan gurunya. Bagi Sis, sosok Subangkit memang banyak mengajarkan dirinya soal sepakbola. Pasalnya, sebelum kembali bertemu di Persema, Sis lama bersama Subangkit saat masih di Persekabpas Pasuruan.
“pertandingan besok bakal jadi laga spesial untuk saya. Saya akan bertemu kembali dengan guru saya yang tentu tahu sekali karakter saya selama bermain. Tapi itu justru menjadi motivasi bagi saya untuk memberikan yang terbaik bagi tim ini. Meski dia (Subangkit) adalah guru saya, tapi saya akan tetap tampil maksimal dan profesional bersama tim yang saya bela,” ungkap Siswanto.
Siswanto menambahkan, Subangkit dipastikan bakal mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya. Namun, di satu sisi, dirinya juga cukup hafal intruksi dan strategi yang diterapkan Subangkit tersebut. “Kita berdua sudah tahu sama tahu. Jadi pasti duel akan lebih keras,” ungkapnya.
Soal strategi yang akan diterapkan Subangkit di Persela nanti, gelandang dengan tinggi 165 cm ini akan mencoba memberikan masukan kepada jajaran pelatih saat briefing sebelum laga digelar. Dengan begitu,
“Meski saya sendiri tidak tahu kekuatan Persela saat ini, tapi kan biasanya pelatih memiliki ciri khas dalam setiap penampilannya. Saya harap pengalaman saya bersama dia (Subangkit) bisa memberikan wawasan bagi rekan-rekan di tim untuk melangkah. Tentu kita ingin hasil maksimal di laga pertama ini,” ungkapnya.
Sementara sang pelatih Subangkit sendiri mengaku tak gentar meski di dalam tim Maung Bandung ada muridnya yang cukup berbakat.
Bahkan, pelatih yang sama-sama berasal dari Pasuruan ini mengaku, dirinya tahu betul karakteristik permainan Siswanto, terutama kekurangannya yang bisa dijadikan celah untuk menghadang pergerakannya.
“Sis memang pemain berbakat. Saya melatihnya sejak dia masih muda. Tapi bukan berarti
tidak ada titik lemahnya. Saya tahu betul kelemahannya dan akan saya minta pemain saya untuk megawalnya terus,” ungkap Subangkit.
Arsitek kelahiran 29 November 1959 ini mengaku jika Sis berambisi untuk mengalahkan timnya, maka dirinya pun akan meminta anak asuhnya untuk tampil trengginas. Apalagi, sebagai tuan rumah, timnya harus bisa memberikan hasil sempurna dihadapan para LA Mania – supporter Persela – setelah sebelumnya kembali memberikan gelar juara Liga Jatim 2010 untuk yang keempat kalinya.
“Meski Sis tahu karakteristik saya, tapi itu bukan masalah. Saya akan memberikan sesuatu yang baru di tim baru saya ini,” pungkas Subangkit.(Khaeruma)
Selasa, 05 Oktober 2010
Siswanto Dan Subangkit Sama-sama Tahu
18.17
Julian Faisal


