25 Oktober 2010 ,
SEMUA klub yang berlaga di Kompetisi Sepak Bola Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011, masing-masing mendapat keuntungan Rp 250 juta. Keuntungan itu berasal dari PT Liga Indonesia, yang pada Kompetisi 2009-2010 memperoleh pendapatan bersih komersial. Klub-klub LSI itu sebagai pemilik saham mayoritas dari PT Liga Indonesia. "Semua akan dibagi rata dan masing-masing mendapatkan sesuai kesepakatan bersama sebesar Rp 250 juta. Pencairan paling lambat pertengahan November," ujar Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, pada acara pertemuan dengan klub-klub LSI, di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (24/10). Dalam pertemuan ini hadir Ketua Badan Liga Sepakbola Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla, CEO Joko Driyono. Dari klub yang absen hanya Bontang FC.
Pembagian keuntungan komersial ini bukan subsidi. Sebagai pemilik saham, klub sudah sepantasnya mendapatkan keuntungan. Namun, Nurdin tetap mengingatkan agar manajemen klub tetap melakukan inovasi bisnis untuk menggali sumber keuangan sehingga bisa ikut kompetisi dengan stabil. Terlepas dari kondisi saat ini ada yang mendapat dana dari APBD dan mandiri, Nurdin berharap klub terus bekerja keras agar menjadi klub profesional.
Rabu, 20 Oktober 2010
Klub LSI Mendapat "Subsidi" Rp 250 Juta
06.06
Julian Faisal


