Pelatih Jovo Cuckovic mulai memimpin latihan lebih keras. Pada sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Kamis (7/10), Jovo langsung menghampiri pemain yang kerap melakukan kesalahan mendasar "passing" bola. Ia menyindir pemain yang terus sulit menerima instruksinya. "Apakah kamu bermain sambil tidur?," ujar Jovo kepada pemain.
Namun, Jovo menilai "passing" bola yang terus digenjot dalam tiga hari terakhir terus mengalami perkembangan membaik. Kesalahan yang sering dilakukan adalah akurasi umpan dan posisi badan ketika menerima bola. Ketika posisi badan salah, saat harus memberikan umpan lagi dengan cepat pasti akan tidak mencapai sasaran. "Mereka lebih baik sekarang. Meski masih ada yang belum paham dengan apa yang saya maksud, secara garis besar, mulai dari penempatan posisi badan, posisi kaki, penempatan bola, dan kecepatan sudah mulai terpadu dengan baik," ujarnya. Menurut Jovo dengan terus melakukan "passing" cepat dalam posisi berlari "sprint", juga akan melatih stamina para pemain agar dapat berkonsentrasi selama 90 menit saat menjalani pertandingan.
Berbeda pendapat dengan pelatih, gelandang serang Sharil Ishak. Ia mengungkapkan dengan berlatih "passing" terus menerus seperti ini bisa membuat jenuh para pemain. Meski dia pun menyadari keinginan pelatih adalah untuk menerapkan skema permainan cepat dengan mengalirkan bola dari kaki ke kaki. "Anak-anak sudah merasa bosan dengan latihan ini. Meski kami tahu apa yang diinginkan pelatih, tetapi kami lebih senang mengaplikasikannya melalui permainan internal," ujar Shahril. Ia menyadari yang dilakukan pelatih adalah untuk kebaikan tim. Maka dari itu, sebagai pemain dia hanya melaksanakan tugasnya secara profesional
Selasa, 05 Oktober 2010
Mulai Melatih Lebih Keras
18.17
Julian Faisal


