Selasa, 05 Oktober 2010

Hindari Makanan Berminyak


Para pemain diharuskan mulai mengikuti instruksi dokter ahli gizi, dr. Phaidon L Toruan dalam hal mengonsumsi makanan. Phaidon mengingatkan agar semua pemain menghindari makanan berminyak. "Dengan mengonsumsi makanan berminyak, otomatis kadar lemak dalam tubuh kita akan tinggi. Selain membuat gemuk, lemak yang digoreng menyebabkan antaran oksigen turun hingga 20%. Akibatnya pemain akan mengantuk atau mudah lelah ketika berlatih dan menjalani pertandingan. Kondisi itu membuat konsentrasi akan berkurang, bahkan hilang sama sekali," ujar Phaidon.
Ia menjelaskan saat ini telah disusun program diet dengan menu khusus untuk dikonsumsi pemain dalam kesehariannya, di antaranya mengganti nasi putih sebagai sumber karbohidrat sederhana bagi pemain, menjadi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, singkong, dan pisang. Kemudian, mengganti makanan pendukung dengan lauk-pauk yang tidak digoreng atau mengandung lemak berlebihan. Selain itu, pemain diharuskan mengonsumsi protein yang dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari. "Sekali makan, porsi protein minimal adalah sejumlah dua telapak tangan," ujarnya.

Dengan melakukan diet khusus yang diperuntukkan bagi para atlet, para pemain diharapkan dapat memiliki kecepatan dan kekuatan sama seperti pemain kelas dunia, serta memiliki kemampuan pemulihan yang cepat setelah pertandingan. Untuk memiliki kecepatan dan kekuatan yang setara dengan pemain kelas dunia, menurut Phaidon kuncinya adalah satu, hindari makanan berminyak.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More