ANGGOTA Komite Eksekutif PSSI & Manajer Timnas U-16 Indonesia Erwin Dwi Budiawan menilai regulasi kompetisi yang diterbitkan PT Liga Prima Indonesia Sportindo untuk klub-klub di daerah, janggal. Buktinya, kata Erwin, beberapa klausul dalam regulasi tersebut sangat tidak relevan jika diterapkan untuk kompetisi di Indonesia.
"Kenap...a harus berbahasa Inggris?, Bahasa Indonesia saja pemahamannya bisa beda," kata Erwin.
"Ini saya pernah membaca, klausul ini sama seperti regulasi kompetisi U-16 Kejuaraan AFC," katanya.
Ia menduga, PT Liga Prima tidak menyusun sendiri regulasi kompetisi. Yang ada, menurut Erwin , kemungkinan PT Liga Prima hanya meng-copy paste regulasi dari AFC. "Ini dugaan saya, karena saya pernah membaca aturan itu di kejuaraan AFC U-16," katanya.
Kejanggalan lain yang medasar, dia menambahkan, pada klausul kewajiban peserta kompetisi menyumbangkan 10 persen keuntungan dari penjualan tiket yang diserahkan langsung ke PT Liga Prima Indonesia Sportindo. "Apa-apaan ini?," katanya.
Posted in:


