Penyerang yang menggantikan peran el loco pada musim lalu, Zdarco Dragicevic mengaku enjoy dengan posisinya saat ini, meskipun ada saatnya harus berjuang sendiri di barisan pertahanan lawan. “Buat saya tidak masalah main single striker. selama pelatih menilai itu yang terbaik bagi tim, saya akn menjalankan tugas itu sebaik-baiknya” kata bomber berpaspor Montenegro usai melakukan latihan fitness di D’Groove Gymnasium, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung beberapa hari lalu.
Dari formasi 4-3-2-1 yang diterapkan dalam uji coba, Dragicevic memang diplot pelatih menjadi striker tunggal. Dia dibantu gelandang serang, Atep Ahmad Rizal, Muhammad Ilham, dan Miljan Radovic.
Pelatih berlisensi UEFA Profesional ini juga berulang kali mematangkan skema yang tidak biasa digunakan di Indonesia bahkan daratan Asia sekalipun. Sehingga Dragicevic maupun pemain lain terlihat mulai paham apa yang harus mereka lakukan di lapangan.
“Ya, kalau dilihat secara formasi saya memang bermain sendiri di barisan depan. Tapi saya tidak akan pernah merasa sendirian ketika menyerang, karena seluruh tim akan membantu saya ketika menyerang. Saat main di Montenegro, saya pernah menjalankan skema ini,” ujar Dragicevic yang memilih nomor punggung 10 itu.
Jika tetap mengacu pada skema latihan di beberapa laga uji coba, Persib akan memasang formasi baku 4-3-2-1. Dengan perkiraan komposisi pemain, Jendri Pitoy (kiper), Maman Abdurahman, Abanda Her,an (center bek), Zulkifli Syukur, Muhammad Nasuha (full bek kiri-kanan), Hariono, Tony Sucipto (gelandang bertahan), Atep, Muhammad Ilham, Miljan (gelandang serang), dan Zdravko Dragicevic (striker).


