Kamis, 28 April 2011

Hilton dan Kartu Kuning Keduanya

Ada cerita cukup menarik yang melibatkan pemain PERSIB Bandung asal Brasil, Hilton Mauro Moreira. Gara-gara tidak tahu dan tidak ada yang memberi tahu, pemain yang tengah dibekap cedera engkel ini menyangka kalau dirinya harus absen pada saat PERSIB menghadapi Persijap Jepara, di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Sabtu (7/5) mendatang. Hilton beranggapan kartu kuning kedua yang diterimanya pada laga terakhir PERSIB melawan Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab. Bandung, 22 April lalu membuatnya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Karena anggapan yang sempat disampaikannya kepada dokter tim PERSIB, dr. Rafi Ghani tersebut, Hilton sedikit "santai" dalam memulihkan cedera engkel yang sudah membekapnya hampir dua pekan terakhir. Dengan asumsi baru akan main lagi pada pertandingan tandang melawan Persiba Balikpapan, 28 Mei mendatang, Hilton merasa punya cukup waktu untuk memulihkan cederanya.

"Hilton bilang ke saya, pada saat main lawan Persiba, cederanya sudah benar-benar pulih. Saya sendiri percaya saja apa kata Hilton. Makanya, saya sempat sampaikan hal itu ke beberapa wartawan," kata Rafi. Rafi percaya, karena Hilton mengatakan ia mendapatkan kartu kuning pertama ketika melawan Arema Indonesia. Usai sesi latihan pagi di Soccer Coop Center Kiaracondong, Jln. Ibrahim Adjie Bandung, Rabu (27/4), Hilton membenarkan cerita Rafi soal kartu kuning pertamanya itu. "Ya, saya dapat kartu kuning waktu lawan Arema," ujarnya.

Setelah ditelusuri, kartu kuning pertama Hilton itu diterimanya pada pertandingan melawan Arema di putaran pertama lalu di Stadion Siliwangi yang berakhir imbang 1-1, bukan pertemuan di putaran kedua di Stadion Kanjuruhan Malang. Artinya, kartu kuning pertama Hilton itu secara otomatis gugur oleh kartu merah yang didapatkannya pada laga pembuka putaran pertama melawan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim Padang, awal Maret lalu.

Di hadapan Hilton, Pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi yang memang bertanggung jawab atas statistik pemain, membenarkan aturan main soal hukuman kartu itu. "Kartu kuning kamu jadi satu lagi. Karena kartu kuning pertama sudah gugur oleh hukuman kartu merah pada saat lawan Semen Padang," kata mantan kiper PERSIB yang akrab disapa Away ini. Akibat kartu merah yang diberikan wasit Armando Pribadi itu, Hilton absen pada laga PERSIB berikutnya melawan Pelita Jaya Karawang di Stadion Singaperbangsa Karawang, 12 Maret lalu. Setelah itu, Hilton belum mendapatkan kartu kuning lagi sampai pertandingan melawan Sriwijaya FC. Artinya, Hilton tetap bisa main lawan Persijap. Benar, ia sudah mengantongi dua kartu kuning, tapi tidak terakumulasi karena di antara kedua kartu kuning itu, Hilton sudah menjalani hukuman sekali tak boleh tampil akibat kartu merah yang diterimanya pada laga melawan Semen Padang.

Mendapat informasi yang meluruskan anggapannya itu, Hilton bukan sekedar manggut-manggut tanda mengerti, tapi ia pun langsung meminta dokter tim untuk mengintensifkan terapi yang sudah diprogramkannya. Kini, target penyembuhan cedera Hilton bukan lagi untuk lawan Persiba, tapi Persijap. "Ayo, sekarang saya harus terapi. Yudi (Sekretaris Tim Persib, mana uang untuk terapinya?" canda Hilton sambil tertawa.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More